Minggu 14 September 2025, Sinode Gereja Angowuloa Fa’awosa kho Yesu – AFY melalui Badan Pekerja Sinode, Bapak Pdt. Alibudi Buaya, S.Th (Sekretaris Umum) dan Bapak Pdt. Harpedi Duha, S.Th (Bendaraha Umum) melakukan pelayanan di AFY Jemaat Jakarta sekaligus melakukan Pentahbisan Pendeta. Pentahbisan Pendeta turut ditemani oleh Bapak Pdt. Wiserman Lombu, S.Th dan Ibu Pdt. Onefina Zalukhu, S.Th.

Adapun para Pendeta yang ditahbiskan telah melalui masa Vikariat kurang lebih 2 tahun.Pendeta yang ditahbiskan antara lain :
1. Pdt. Asama Ndruru, S.Th.
2. Pdt. Agusniwati Hura, S.Th.
3. Pdt. Sudirman Waruwu, S.Th., dan
4. Pdt. Arlenis Laia. S.Th.


Mewakili BPMJ AFY Jakarta Pnt. Hadirman Waruwu, S.E.,M.M., mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat datang kepada para BPS dan mengucapkan selamat kepada para Pendeta yang baru saja ditahbiskan. Dalam sambutannya Pnt. Hadirman Waruwu, S.E.,M.M., menekankan bahwa ini adalah awal dari perjalanan pelayanan yang baru, yang kami percaya akan menjadi berkat bagi jemaat dan gereja Tuhan. Tugas ini memang penuh tantangan, tetapi juga penuh sukacita. Tahbisan bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Dalam kesempatan yang sama, ia berpesan agar para Pendeta yang baru ditahbiskan menjadi gembala yang mau berjalan bersama domba-domba Tuhan, dan teruslah berpegang pada firman yang menjadi pelita bagi langkah pelayanan, gembala sejati bukan hanya berjalan di depan, tetapi juga di tengah untuk menjaga yang lemah, dan di belakang untuk memastikan tak ada yang tertinggal. Kiranya semua jerih lelah yang sudah ditaburkan tidak sia-sia, melainkan menjadi persembahan yang harum di hadapan Tuhan.

Mewakili Pendeta yang baru ditahbiskan, Pdt. Asama Nduru, S.Th dalam sambutannya mengatakan bahwa hari ini adalah hari yang penuh sukacita, syukur, dan haru bagi saya pribadi dan 3 orang rekan Pendeta yang baru saja ditahbiskan serta bagi jemaat yang kami kasihi. Saya berdiri di hadapan Saudara semua dengan hati yang penuh ucapan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, Sang Kepala Gereja, karena atas anugerah-Nya yang besar, saya yang dahulu hanya seorang vikaris kini boleh ditahbiskan menjadi pendeta. Hari penahbisan ini saya yakini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab baru. Tugas pendeta bukan hanya berkhotbah, tetapi hadir dalam kehidupan umat, berjalan bersama mereka dalam suka dan duka, serta menjadi teladan kasih Kristus. Seperti yang tertulis dalam Markus 10:45: “Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
Mari kita jaga bersama semangat yang Tuhan sudah tanamkan ini. Gereja AFY Jakarta bukan hanya sekadar tempat berkumpul, melainkan rumah rohani yang kokoh, yang melayani dengan kasih, yang bertumbuh dalam iman, dan yang terus memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar.

Bendahara Umum Sinode AFY Bapak Pdt. Harpedi Duha, S.Th, dalam kata sambutan serta pengembalaan mewakili BPS AFY mengucapkan selamat kepada Bpk/Ibu Pendeta yang telah ditahbiskan pada hari ini minggu tanggal 14 September 2025 sebagai Pendeta di Gereja AFY Jemaat Jakarta dan kami mengucapkan terima kasih kepada Majelis Jemaat, Komisi-komisi dan seluruh warga Jemaat yang telah memberikan dukungan penuh kepada Bpk/Ibu Vikar selama menjalankan tugasnya sehingga pada hari ini ditahbiskan menjadi Pendeta atas panggilan dari Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja untuk mengabdikan diri sebagai pelayan Tuhan dalam memberitakan firman-Nya dan menggembalakan Jemaat. BPS juga menekankan bahwa menjadi Pendeta bukan sekedar jabatan, tetapi soal tanggung jawab pelayanan kepada jemaat dan terutama kepada Tuhan Allah yang telah memanggil, menggurapi dan mengutus kita. Kita harus memberikan pelayanan yang baik kepada Jemaat yang kita layani dan siap sedia baik atau tidak baik waktunya sebagaimana tertulis di dalam Injil Lukas 12:35-40 yang menekankan kesiapan seperti hamba yang menanti tuannya dengan pelita menyala, serta Matius 25:40 yang menyatakan bahwa melayani sesama adalah melayani Tuhan sendiri. Selain itu, 2 Timotius 4:2 mendorong kesiapsiagaan untuk memberitakan Firman, baik dalam keadaan senang maupun susah. Dalam kesempatan yang sama BPS AFY juga menyampaikan harapan kepada Bpk/Ibu agar mampu meningkatkan perannya dalam membangun Iman Jemaat maupun masyarakat yang ada di sekitarnya dengan demikian kehadiran kita sebagai pelayan ikut berpartisipasi dan terlibat dalam membangun kehidupan sosial di tengah-tengah Masyarakat.

Sumber: BPMJ AFY Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *